selamat datang di blog willy
Blog terpercaya dan akurat
Minggu, 24 Januari 2021
Senin, 06 Mei 2019
CONTOH MAKALAH PEMUPUKAN MENGGUNAKAN PESAWAT
LAPORAN KEGIATAN PEMUPUKAN
SECARA MEKANIS MENGGUNAKAN PESAWAT
DI PT AGROKARYA PRIMALESTARI
( SERANAU ESTATE )
DISUSUN OLEH :
NAMA : WILLY ARDIANSYAH
KELAS : XI (A)
ALAMAT : KKP 2
NIS : 1478
DISUSUN SEBAGAI
TUGAS AKHIR PRAKTIK INDUSTRI (PI)
PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 MENTAYA HULU
BIDANG STUDY KEAHLIAN AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI
PROGRAM KEAHLIAN AGRIBISNIS PRODUKSI TANAMAN
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN KEGIATAN PEMUPUKAN
SECARA MEKANIS MENGGUNAKAN PESAWAT
DI PT AGROKARYA PRIMALESTARI
( SERANAU ESTATE )
DISUSUN OLEH :
NAMA : WILLY ARDIANSYAH
KELAS : XI (A)
ALAMAT : KKP 2
NIS : 1478
TELAH DIPERIKSA DAN DISAHKAN PADA
HARI/TANGGAL :
DINYATAKAN : SANGAT BAIK/BAIK/CUKUP/MENGULANG
TANGAR, APRIL 2019
GURU PENGUJI GURU PEMBIMBING
HENI
ANDRIANI,S.P MARDIANSYAH,S.Pd.MM
NIP : 1983102520140220001. NIP : 197206072014061003
KAPROGLI AGRONOMI
ANUNG
RAHCMAD BASUKI,S.P
NIP
: 1981121820150310003
HALAMAN PERSETUJUAN
LAPORAN KEGIATAN PEMUPUKAN
SECARA MEKANIS MENGGUNAKAN PESAWAT
DI PT AGROKARYA PRIMALESTARI
( SERANAU ESTATE )
DISUSUN OLEH :
NAMA : WILLY ARDIANSYAH
KELAS : XI (A)
ALAMAT : KKP 2
NIS : 1478
TELAH DIPERIKSA DAN DISETUJUI UNTUK
DIUJIKAN DI SEKOLAH PADA
HARI/TANGGAL :
DINYATAKAN : SANGAT BAIK/BAIK/CUKUP/MENGULANG
SERANAU, APRIL 2019
PEMBIMBING LAPANGAN
KATA
PENGANTAR
Puji syukur
saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena atas rahmat dan karunia-nya
sehingga saya dapat menyelesaikan laporan ini setelah melakukan Praktik
Industri (PI) selama 3 bulan di PT.AGROKARYA PRIMALESTARI (SERANAU ESTATE).
Buku laporan
praktik ini diharapkan dapat membantu,menunjang keberhasilan untuk kita
semua,buku praktik ini juga dapat dijadikan sebagai sarana belajar untuk
memperdalam ilmu pengetahuan.
Dengan itu
pula,saya ucapkan banyak terima kasih kepada :
- 1. THARMIZI THAHER,S.P Selaku kepala sekolah SMK Negeri 1 Mentaya Hulu
- 2. ANUNG RAHCMAD BASUKI,S.P Selaku kepala program keahlian
- 3. MARDIANSYAH,S.Pd.MM Selaku ketua praktik kerja industri dan guru pembimbing
- 4. IRWANSYAH RAMBE Selaku Manager Estate
- 5. KRISMAN ARTHUR POHAN SIAHAAN Selaku kepala divisi II
- 6. Seluruh mandor yang telah membimbing saya selama Praktik Industri (PI).
- 7. Tidak lupa juga kepada kedua Orang Tua tercinta terima kasih atas do’a dan dukungannya.
- 8. Dan juga kepada teman teman saya yang ikut serta memberi dukungan dan membantu saya dalam pembuatan laporan praktik industri
Serta semua
pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelesaian laporan Praktik Industri
(PI) sehingga laporan ini dapat terselesaikan dengan baik tanpa ada kendala
yang berarti.Saya telah berusaha sebaik mungkin dalam menyajikan laporan
praktik ini,namun saya tetap menanti saran yang membangun untuk laporan ini dan
semoga buku laporan ini bermanfaat bagi kita semua.
DAFTAR ISI
BAB 1 PENDAHULUAN
Adapun latar
belakang dilaksanakan Praktik Kerja Industri (PRAKERIN) yaitu agar siswa
dilatih untuk belajar sambil bekerja supaya mendapatkan pengalaman di Dunia
Industri.Selain itu juga meningkatkan mutu pendidikan serta memberikan gambaran
wawasan, pengetahuan di lapangan bagi siswa SMK agar mendapatkan lulusan yang
bermutu dan diserap pada duniaindustri.
Negara indonesia
menjadi Negara industri baru,dan tanaman kelapa sawit adalah salah satu tanaman
komoditas yang paling berpeluang untuk memenuhi syarat tersebut.Berdasarkan
kecenderungan peningkatan produktifitas dan laju penanaman kelapa
sawit,Indonesia diyakini akan menjadi Negara produsen Minyak Kelapa Sawit
(MKS).Untuk menjadi Negara produsen kelapa sawit maka harus berpengetahuan
tinggi sehingga menjadi organisasi yang berkembang (organization envelopment).Tanaman
kelapa sawit merupakan salah satu jenis tanaman perkebunan yang menduduki
posisi penting disektor pertanian umumnya dan sektor perkebunan khususnya,hal
ini disebabkan karena dari sekian banyak tanaman yang menghasilkan minyak atau
lemak,tanaman kelapa sawitlah yang meenghasilkan nilai ekonomi terbesar per-hektarnya
di dunia (Balai Informasi Pertanian,1990).
Tanaman kelapa
sawit adalah tanaman penghasil minyak nabati yang dapat menjadi andalan dimasa
depan karena berbagai kegunaannya bagi kebutuhan manusia.Tanaman kelapa sawit
memiliki arti penting bagi pembangunan nasional Indonesia,selain menciptakan
kesempatan kerja yang mengarah pada kesejahteraan masyarakat juga sebagai
sumber devisa Negara (Sastrosayono,2003).
v Bagaimana kegiatan pemupukan menggunakan pesawat ?
v Bagaimana cara kerja pemupukan menggunakan pesawat ?
v Apa saja hal yang perlu diperhatikan sebelum kegiatan pemupukan
menggunakan pesawat ?
v Mendeskripsikan kegiatan pemupukan menggunakan pesawat ?
v Mengetahui cara kerja pemupukan menggunakan pesawat ?
v Mengetahui hal yang perlu diperhatikan sebelum kegiatan pemupukan
menggunakan pesawat ?
BAB 2 TINJAUAN
PUSTAKA
Untuk mengoptimalkan pemeliharaan
tanaman kelapa sawit dalam bidang pemupukan,PT Sinar Mas menggunakan beberapa
metode,diantaranya sistem manual,mdexs yang digerakkan dengan tractor dan
penaburan pupuk pada tanaman inti menggunakan pesawat jenis fokker. Manager PT
Smart Tbk kebun unit pernantian sukemi melalui staf agronomi Andi Marsono saat
ditemui mengatakan,penggunaan pemupukan dianggap lebih efektif dibandingkan
metode lain. “Alasan itu yang menjadi pertimbangan pihak managemen Sinar Mas
melalui pemupukan menggunakan pesawat. Jadi semua unit kebun menggunakan
pesawat dalam pemupukan tanaman,”jelasnya.
Program pemupukan dengan pesawat
dianggap lebih optimal,selain lebih cepat serta dapat menekan tingkat
kehilangan pupuk yang diakibatkan oleh fakktor manusia maupun lainnya. Memang
pemupukan menggunakan pesawat lebih mahal biayanya saja bisa mencapai
Rp.750.000/ha. Namun hal ini lebih optimal dan sangat efektif . ”Semua cara
sudah kami coba tetapi hasilnya yang sangat efektif adalah menggunakan
pesawat.tidak mungkin lah perusahaan mengeluarkan biaya besar tanpa
memperhitungkan manfaat yang diperoleh”(JEMI ARZAH,2011).
BAB 3 PEMBAHASAN
Adapun waktu pelaksanaan praktik industri (PI) dilaksanakan mulai
tanggal 10 Januari 2019 – 12 April 2019.
Praktik Industri (PI) dilaksanakan di PT.AGROKARYA PRIMALESTARI
(Seranau Estate) yang beralamat di Jl.Eks Sarpatim Km.16 Tumbang Sapiri.
Pemupukan pesawat merupakan kegiatan
penaburan pupuk yang dilakukan secara mekanis menggunakan pesawat. Tujuan
kegiatan ini adalah untuk menunjang kebutuhan unsur hara bagi kelapa sawit
serta menghemat waktu dan tenaga kerja pemupukan dalam satu kebun. Alat yang
digunakan adalah APD, pisau, pengayak pupuk, terpal penutup, penghancur pupuk,
Truck pengangkut pupuk, wheel loader, paper trap dan pesawat. Tahap awal
kegiatan ini adalah persiapan tenaga bongkar muat pupuk, penghancur dan
pengawas pupuk di Bin.
Setelah itu kita harus memastikan
kondisi pesawat dan Air strip dalam keadaan baik. Air strip berukuran 1.200 x
60 meter dengan ketebalan tanah 10 cm. Lebar jalur pesawat terbang (landasan
pacu) adalah 12 – 18 meter. Pupuk yang diangkut dari gudang sentral dibongkar
di Bin untuk dicampur dan diayak agar plastik atau sampah dapat dibuang. Bin
merupakan tempat penampungan dan pencampuran pupuk yang berukuran 10 x 10 x 15
meter berbentuk segitiga dengan kapasitas 60 ton. Dalam 1 Air strip biasanya
terdapat 2 Bin pada kedua ujung Run way. Pencampuran pupuk menggunakan JCB
Wheel loader.
Setelah dicampur, pupuk diangkut dan
dituang kedalam Bin pesawat lalu pesawat dapat terbang untuk melakukan
pemupukan. Aplikasi pupuk dengan pesawat
terbang diutamakan untuk TM remaja dan tua di areal berbukit dan gambut.
Terdapat beberapa lokasi yang tidak dianjurkan untuk dilakukan pemupukan
pesawat yaitu meliputi lokasi yang dekat dengan sungai besar, dekat dengan
pemukiman penduduk, perkantoran, pabrik dan lokasi pembibitan.
Jarak minimal aplikasi pupuk pesawat
dengan daerah-daerah tersebut adalah 50 meter. Jenis pupuk yang sesuai untuk
pemupukan pesawat terbang adalah pupuk Urea, DAP, MOP dan Kieserite granular.
Untuk meningkatkan efisiensi kerja pupuk pesawat, peta aplikasi (Maping) pupuk
pesawat harus terkoordinasi antara pilot dan staf SMARTRI serta kebun. Waktu
aplikasi harus menghindari periode bulan hujan (>300 mm/bulan) dan periode
bulan kering (<100 apabila="" aplikasi="" bulan="" ch="" dihentikan="" mm="" pelaksanaan="">50 mm/hari atau dihentikan beberapa hari apabila CH mingguan >80
mm/minggu yang berlangsung selama 2 minggu.
Jika saat pemupukan terjadi hujan
maka pupuk yang belum teraplikasi di Bin ditutup menggunakan terpal penutup
yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran Bin. Kontrol kualitas pemupukan
dilakukan dengan menempatkan Paper trap berukuran 60 x 60 cm di lapangan untuk
memonitor aktual aplikasi. Dalam 1 blok dipasang 10 Paper trap dan ditempatkan
secara acak didalam blok (di area terbuka). Selain Paper trap, alat penunjuk
arah angin yaitu Wind sock juga berperan dalam meningkatkan kualitas pemupukan
dan juga keselamatan kerja pilot pesawat. Wind sock ditempatkan di ujung
landasan pacu dan disekitar Bin. Biasanya terdapat minimal 2 Wind sock dalam 1
Air strip.
Cara kerja :
Ø Persiapan
alat dan bahan yang akan digunakan.
Ø Memastikan
pesawat yang akan digunakan dalam kondisi baik dan layak jalan.
Ø Memastikan
Air strip dalam kondisi baik dan layak untuk penerbangan pesawat.
Ø Pengangkutan
pupuk dari gudang divisi menuju Air strip dan dituang ke Bin untuk diayak.
Ø Pencampuran
pupuk di Bin menggunakan Mixer JCB dan penyaringan pupuk dari sampah dan
plastik.
Ø Lalu
pupuk diangkut menggunakan JCB untuk dituang kedalam Hopper pesawat.
Ø Pengumpulan
karung pupuk untuk disimpan kembali ke gudang sentral.
Ø Setelah
pengisian, pesawat siap melakukan pemupukan.
Ø Pemasangan
Paper trap Untuk mengetahui ketepatan dosis pupuk pesawat dan penyebaran pupuk
didalam blok.
BAB 4 PENUTUP
4.1.1
Kegiatan
pemupukan menggunakan pesawat
Kegiatan pemupukan menggunakan pesawat ini merupakan program yang dibuat
agar pemupukan lebih optimal dan dapat mempercepat waktu serta mengurangi
jumlah tenaga kerja dalam pemupukan.
4.1.2
Cara
kerja pemupukan menggunakan pesawat
Cara kerjanya yaitu pupuk disebar merata di sawit mulai dari ujung
blok kemudian semakin kedalam. Tahap awal kegiatan pemupukan menggunakan
pesawat yaitu persiapan tenaga kerja bongkar muat pupuk,pengawasan bongkar muat
pupuk,pesawat dan airstrip dalam kondisi baik.
4.1.3
Hal
yang perlu diperhatikan
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai pemupukan menggunakan
pesawat yaitu tempat,wind sock (arah angin),dan kondisi cuaca.
Sebaiknya
dalam kegiatan apapun itu harus disertai
APD (Alat Pelindung Diri) agar dapat melindungi diri dari hal – hal yang
dapat merugikan pihak perusahaan ataupun individu.Dan selalu mengutamakan
keselamatan dan kesehatan kerja dalam bekerja bukan selamat dengan bekerja
tetapi bekerja dengan selamat.Karena kesehatan jauh lebih berharga dapipada
harta yang kita miliki.Harta mungkin saja bisa dicari tapi nyawa hanya sekali
jadi jangan kau sia siakan lagi.
Lebih
aktif lagi dalam mencari informasi mengenai pelaksanaan kegiatan di lahan yang
harus dilaksanakan serta materi apa saja yang diperlukan dalam penyusunan
laporan PKL.Lebih aktif juga dalam bekerja karena tujuan sebenarnya dari kegiatan
praktik kerja industri ini yaitu sebagai sarana belajar sambil bekerja dan bekerja
sambil belajar.
DAFTAR PUSTAKA
Anonim,2011.
Berita pemupukan menggunakan pesawat.
http://bumn.go.id/ptpn4/berita/973. Tanggal akses
28 Januari 2018.
Nulu.O.Y,2016.
Laporan Pelaksanaan PKL.Instiper Yogyakarta.Yogyakarta
Langganan:
Postingan (Atom)